Ketika
Ketika memilih,kita pun harus siap menanggung konsekuensinya.Sebab setiap arah yang ditunjuk hati,menyimpan jejak yang harus dijalani. Ketika bertutur,kita pun harus
Bertutur Dalam Goresan
Ketika memilih,kita pun harus siap menanggung konsekuensinya.Sebab setiap arah yang ditunjuk hati,menyimpan jejak yang harus dijalani. Ketika bertutur,kita pun harus
Di meja kayu tua, sejarah mencatat dengan tinta pekat,tentang langkah-langkah yang pernah berlumur debu dan luka.Namun seseorang datang membawa selembar
Entah sudah yang keberapa kali lagi…Aku pun lupa.Tak ingin mengingatnya lagi. Kesal dan kecewa menyatu,mendidih dalam dada.Ingin rasanya marah—tapi pada
Entah aku harus memulai dari mana,Begitu banyak rasa kekhawatirankuTentang waktu yang berlari,tentang hati yang kadang tak tahu harus diam di